Berita Terkini

Daftar Pemilih Kota Magelang Periode November 92.245

Magelang, kota-magelang.kpu.go.id. KPU Kota Magelang telah menetapkan 92.245 pemilih di Kota Magelang periode November 2021, terdiri dari 44.250 pemilih laki-laki dan 47.995 pemilih perempuan. Rekapitulasi tersebut ditetapkan dalam rapat pleno yang dihadiri Ketua dan Anggota KPU Kota Magelang pada Selasa (30/11/2021). Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) bulan November mengalami penurunan 259 pemilih dibanding bulan sebelumnya. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Magelang, serta hasil pencermatan terdapat pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) karena meninggal sebanyak 87 pemilih, 1 pemilih ganda dan bukan penduduk sebanyak 171 pemilih. Sebelumnya pada rekapitulasi bulan Oktober, DPB berjumlah 92.504 pemilih, terdiri dari 44.414 pemilih laki-laki dan 48.090 pemilih perempuan. Sebagaimana diketahui, mengacu pada Surat Ketua KPU RI Nomor 366/PL.02-SD/01/KPU/IV/2021 perihal Perubahan Surat Ketua KPU RI Nomor 132/PL.02-SD/01/KPU/II/2021 perihal Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021 bahwa KPU melakukan Rapat Pleno Penetapan Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan di setiap bulan. Adapun rapat koordinasi dengan pihak terkait dilakukan setiap triwulan dan akan dilaksanakan pada bulan Desember.

Sambut HUT Korpri ke-50, ASN KPU Kota Magelang Gelar Bakti Sosial

Magelang, kota-magelang.kpu.go.id. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri)  ke-50, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) KPU Kota Magelang menggelar bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada 25 orang juru parkir di halaman kantor, Senin (29/11/2021). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT KORPRI KE-50 dan tindak lanjut atas Surat Edaran KPU RI Nomor 17 Tahun 2021 tentang HUT KORPRI di Lingkungan Sekretariat Jendera Komisi Pemilihan Umum Tahun 2021. Sekretaris KPU Kota Magelang dalam sambutannya menuturkan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan jiwa korsa dan soliditas ASN di lingkungannya. “Semoga dapat bermanfaat membantu meringankan dampak pandemi covid-19 bagi para juru parkir,” tuturnya. Rangkaian peringatan HUT KORPRI dilanjutkan dengan kegiatan rohani secara tatap muka. Siraman rohani menghadirkan penceramah Kemenag Kota Magelang Fathurrohim. Dalam ceramahnya, Fathurrohim mengatakan sesuai bunyi Panca Prasetya Korpri, bahwa anggota Korpri adalah insan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka setiap pegawai harus berusaha meningkatkan keimanannya. Ia menjelaskan ciri-ciri pribadi yang memiliki iman kuat. “Ketika ada sebuah perjuangan, dia tampil di depan sebagai pemrakarsa sesuai kapasitasnya. Mempunyai prinsip kuat dalam hal mengajak lingkungannya pada kebaikan, dan selalu rindu untuk beribadah,” jelasnya. Ceramah diikuti sesi tanya jawab dan ditutup dengan doa bersama.

Peran Pemuda di Pemilu 2024 Jadi Bahasan Menarik Webinar KPU Kota Magelang

Magelang, kota-magelang.kpu.go.id. “Menakar Pergerakan Pemilih Muda di Kontestasi 2024” menjadi tema pilihan KPU Kota Magelang dalam webinar yang digelar Kamis (25/11/2021). Webinar menghadirkan narasumber Rektor Universitas Tidar Magelang Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. dan Ketua DPD KNPI Kota Magelang Riza Fajar Budiono, dengan moderator Kasubag Teknis dan Hupmas KPU Kota Magelang Rahayu Kurniawati. Dalam paparannya, Prof. Arifin  mengatakan tujuan akhir pemilu sejatinya adalah parlemen dan pemerintahan yang terbentuk mampu memeratakan kesejahteraan dan menciptakan keadilan sosial. Tidak hanya sekedar berbicara proses atau prosedur semata, substansi dinilai lebih penting untuk memilih pemimpin yang baik. “Jangan sampai mahasiswa, pemilih pemula dan pemillih muda yang literasi politinya sudah baik, tetapi lawan (yang dipilih) tidak ada yang baik,” katanya.  Di tahun 2019, lanjutnya, tercatat jumlah mahasiswa di Indonesia  9.047.103. Adapun jumlah pemilih muda pada tahun tersebut kurang lebih sebanyak 20%  dari total pemilih. “Walaupun  jumlah mahasiwa kisarannya 10 juta pada tahun 2024, tetapi 10 juta itu adalah orang-orang atau anak-anak muda yang terdidik dan literasi terhadap permasalahan-permasalahan bangsa lebih baik, dari pada generasi muda yang seumurnya yang tidak berstatius sebagai mahasiswa,” jelas Prof. Arifin. Anak-anak muda yang termasuk dalam generasi Z memiliki karakteristik tertentu. Melihat karakter yang dimiliki, terdapat peluang untuk meningkatkan literasi terhadap permasalahan bangsa dan negara, sehingga dapat terlibat dalam proses pemilu secara benar. Sementara, narasumber kedua Riza menjelaskan peran penting generasi muda pada kontestasi tersebut. “Anak muda merupakan agent of change, ketika berbicara agen perubahan, di situ ada anak muda sebagai katalis, pemicu adanya perubahan pada suatu organisasi dan orang-orang yang berpikir tentang masa depan tidak hanya saat ini saja,” kata Riza. Adapun webinar diikuti masyarakat umum dan stakeholder terkait. Webinar ini tercatat sebagai webinar ke enam yang dilaksanakan KPU Kota Magelang sejak September lalu.

Talkshow Magelang FM Bahas Layanan dan Pengelolaan Informasi KPU Kota Magelang

Magelang, kota-magelang.kpu.go.id. Di era digital saat ini, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari proses pelayanan informasi oleh badan publik. Mengambil tema Layanan dan Pengelolaan Informasi Publik, KPU Kota Magelang berbagai informasi dalam talkshow Radio Magelang FM, Rabu (17/11/2021). Dipandu host Gita, Anggota KPU Kota Magelang Bambang Sarwodiono dan Purwanti Juli Wardani menjelaskan bagaimana pengelolaan informasi pemilu yang dihasilkan dalam setiap proses tahapan penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan. Keduanya juga memaparkan tata cara masyarakat mendapatkan ataupun mengakses  informasi pemilu. Terdapat pertanyaan dari pendengar, di antaranya terkait jenis data informasi yang biasanya diakses publik di KPU Kota Magelang. “Selama ini informasi yang banyak diminta adalah data pemilu, yaitu hasil pemilu dan pemilihan,” ujar Purwanti. Pelayanan informasi tersebut tidak terbatas untuk pemohon informasi dari Kota Magelang saja. Adapun pelayanan informasi publik KPU Kota Magelang dibuka setiap hari Senin - Kamis, pukul 09.00 - 15.00 WIB serta Jumat pukul 09.00 - 15.30 WIB.

Soal Politik Uang, Lebih Baik Nyalakan Lilin daripada Mengutuk Kegelapan

Magelang, kota-magelang.kpu.go.id. Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan, demikian dikatakan Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron mengutip sebuah peribahasa, saat memberikan tanggapan isu politik uang yang marak saat pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pemilihan). Basmar menuturkan, seperti makna peribahasa tersebut, tidak ada guna mengutuki politik uang tanpa adanya upaya untuk melawan atau mencegahnya. Hal ini disampaikan saat menanggapi diskusi dalam Pendidikan Pemilih bertajuk “Refleksi Pemilu 2019 dan Pemilihan 2020 untuk Penyelenggaraan di Tahun 2024 yang Lebih Baik”, Selasa (16/11/2021). Menjadi tugas KPU untuk menyampaikan dampak politik transaksional kepada masyarakat. Oleh karena itu, lanjut Basmar, pendidikan pemilih ada untuk meningkatkan kualitas pemilu. Dalam hal ini KPU tidak bekerja sendiri, tetapi bekerjasama dengan lembaga lain. Sebagai bentuk refleksi, seluruh komisioner memaparkan kilas balik pelaksanaan pemilu 2019 dan pemilihan 2020 sesuai dengan tupoksi masing-masing divisi yang membidangi. Menanggapi paparan tersebut, Bintoro dari LSM Forbes menyampaikan, perlunya peningkatan kualitas pemilu disamping ukuran partisipasi masyarakat dalam angka. Senada, Susilo dari Badan Kesbangpol Kota Magelang mengusulkan agar pendidikan pemilih tidak hanya massif saat tahapan saja, melainkan juga pasca tahapan, sebagai wadah rekonsiliasi peserta pemilu. Sementara perwakilan GOW Kota Magelang Sri Rejeki menyampaikan masukannya agar ada skrinning kesehatan bagi panitia ad hoc yang memiliki riwayat penyakit awal dalam pemilu 2024 mendatang. Kegiatan ini berlangsung di RM. Keboen Semilir, Jl. Jeruk No.16, Kramat Selatan, Magelang Utara dengan mengundang instansi terkait, lembaga swadaya masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, dan organisasi wanita di Kota Magelang. Pasca pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak Juli lalu, ini kali pertama KPU Kota Magelang kembali menggelar pertemuan pendidikan pemilih secara tatap muka atau luring.

Humas se-Kota Magelang Perkuat Pemahaman Media Digital, Fotografi dan PPID

Magelang, kota-magelang.kpu.go.id. Demi optimalisasi tugas dan fungsi Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) di Kota Magelang, jajaran OPD, instansi vertikal dan BUMD mengikuti pelatihan yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominsta) pada Rabu (10/11/2021). PPID KPU Kota Magelang turut menjadi peserta acara yang mengangkat tema “Mewujudkan Kota Informatif di Era Literasi Digital” dan menghadirkan narasumber dari akademisi, praktisi fotografi, serta komisi informasi. Dosen Fisipol Universitas Tidar Ascharisa Mettasatya Afrilia memaparkan bagaimana kebutuhan transformasi humas sebagai penyedia informasi yang adaptif di era digital dan tips penulisan pers release yang efektif. Sementara praktisi fotografi profesional Mukhamad Faies berbagi pengalaman dan ilmu dalam pengambilan objek foto yang menarik dan memiliki nilai berita. Adapun Komisoner Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah Ermi Ardhyanti menjelaskan peran PPID dalam penyampaian informasi publik, serta jenis informasi yang seharusnya dipublikasikan oleh badan publik. Dalam penuturannya, Ermy menyoroti sejumlah informasi yang dikecualikan oleh badan publik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 sampai dengan 12.00 WIB dan dibuka  oleh Kepala Diskominsta Kota Magelang Suryantoro.