Soal Politik Uang, Lebih Baik Nyalakan Lilin daripada Mengutuk Kegelapan
Magelang, kota-magelang.kpu.go.id. Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan, demikian dikatakan Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron mengutip sebuah peribahasa, saat memberikan tanggapan isu politik uang yang marak saat pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pemilihan).
Basmar menuturkan, seperti makna peribahasa tersebut, tidak ada guna mengutuki politik uang tanpa adanya upaya untuk melawan atau mencegahnya. Hal ini disampaikan saat menanggapi diskusi dalam Pendidikan Pemilih bertajuk “Refleksi Pemilu 2019 dan Pemilihan 2020 untuk Penyelenggaraan di Tahun 2024 yang Lebih Baik”, Selasa (16/11/2021).
Menjadi tugas KPU untuk menyampaikan dampak politik transaksional kepada masyarakat. Oleh karena itu, lanjut Basmar, pendidikan pemilih ada untuk meningkatkan kualitas pemilu. Dalam hal ini KPU tidak bekerja sendiri, tetapi bekerjasama dengan lembaga lain.
Sebagai bentuk refleksi, seluruh komisioner memaparkan kilas balik pelaksanaan pemilu 2019 dan pemilihan 2020 sesuai dengan tupoksi masing-masing divisi yang membidangi.
Menanggapi paparan tersebut, Bintoro dari LSM Forbes menyampaikan, perlunya peningkatan kualitas pemilu disamping ukuran partisipasi masyarakat dalam angka. Senada, Susilo dari Badan Kesbangpol Kota Magelang mengusulkan agar pendidikan pemilih tidak hanya massif saat tahapan saja, melainkan juga pasca tahapan, sebagai wadah rekonsiliasi peserta pemilu.
Sementara perwakilan GOW Kota Magelang Sri Rejeki menyampaikan masukannya agar ada skrinning kesehatan bagi panitia ad hoc yang memiliki riwayat penyakit awal dalam pemilu 2024 mendatang.
Kegiatan ini berlangsung di RM. Keboen Semilir, Jl. Jeruk No.16, Kramat Selatan, Magelang Utara dengan mengundang instansi terkait, lembaga swadaya masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, dan organisasi wanita di Kota Magelang.
Pasca pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak Juli lalu, ini kali pertama KPU Kota Magelang kembali menggelar pertemuan pendidikan pemilih secara tatap muka atau luring.