Berita Terkini

KPU Kota Magelang Terapkan Piket Tahapan Pemilu 24 Jam

Magelang, kota-magelang.kpu.go.id. Dalam rangka mendukung kelancaran penyelenggaraan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024, KPU Kota Magelang saat ini telah menerapkan piket jaga 24 jam. Penerapan sistem kerja pegawai ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Sekretaris Jenderal KPU RI Nomor 5 Tahun 2022 tanggal 20 Juni 2022 tentang Sistem Kerja Pegawai di Lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Komisi Independen Pemilihan Aceh, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum/Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota pada Masa Tahapan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Sekretaris KPU Kota Magelang Ira Wahyu CK mengatakan piket berlaku sejak Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2022 ditetapkan, dan akan berakhir sampai dengan selesainya tahapan pemilihan, kurang lebih di tahun 2025. “Seluruh pegawai melaksanakan piket dengan penuh tanggung jawab dan janganlah tugas piket ini menjadi suatu penghalang dalam menyelesaikan output kinerja,” pesan Ira dalam rapat koordinasi yang diikuti seluruh jajaran Sekretariat KPU Kota Magelang, Rabu (22/6/2022) Ia menambahkan agar seluruh pegawai selalu menjaga kesehatan seiring dengan intensitas pekerjaan yang mulai meningkat, yakni dimulainya tahapan pemilu serentak tahun 2024. Adapun piket berlaku dengan ketentuan sebagai berikut: Hari Senin s.d. Jumat pukul 17.00 s.d. 08.00 WIB Hari Sabtu dan Minggu pukul 08.00 s.d. 17.00 WIB pukul 17.00 s.d. 08.00 WIB

Cetak Kader Pemilu, KPU Kota Magelang Gelar Kelas Pemilu "Cerdas Memilih"

Magelang, kota-magelang.kpu.go.id. Kelas Pemilu "Cerdas Memilih" menjadi tema kegiatan pendidikan pemilih yang digelar KPU Kota Magelang bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Kota Magelang. Kegiatan Kelas Pemilu gelombang pertama dengan 24 orang peserta dari Kelurahan Tidar Utara Kecamatan Magelang Selatan dilaksanakan di Kantor KPU Kota Magelang, Senin-Selasa (20-21/6/2022). Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron mengatakan kegiatan ini bertujuan mencetak kader-kader pemilu di tingkat kelurahan, yang akan menyebarkan informasi tentang pemilu bersih dan pemilu berkualitas. “Juga membentuk pemilih cerdas yang anti politik uang serta mampu menyaring berita hoax,” tambah Basmar. Pesertanya berasal dari perwakilan pemilih muda, pemilih perempuan, dan tokoh masyarakat. Dalam Kelas Pemilu mereka belajar dan berdiskusi tentang materi kepemiluan, pencegahan berita hoaks, pencegahan kampanye SARA, tahapan pemilu 2024 serta public speaking. Diskusi mengalir seputar pengalaman dalam keikutsertaan menggunakan hak pilih pada pemilu dan pemilihan sebelumnya juga pesan penting yang diperoleh dari materi film kepemiluan. Lurah Tidar Utara Sri Hartati dalam sambutannya berpesan kepada seluruh peserta agar aktif mengikuti kegiatan hingga akhir. Ia berharap kepada peserta nantinya dapat turut andil dalam kegiatan pemilu dan menularkan informasi pemilu kepada warga di lingkungan masing-masing. Hadir sebagai narasumber Jurnalis Eno Untari, Ketua Dewan Kesenian Kota Magelang Muhammad Nafi, Dosen Fisipol Untidar Eny Boedi Orbawati, serta jajaran komisioner KPU Kota Magelang.

Yulianto Sudrajat: Pemilu 2024 Momen Integrasi Nasional

Magelang, kota-magelang.kpu.go.id. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI saat ini terus melakukan evaluasi dan berinovasi demi penyelenggaraan pemilu yang lebih baik. Pemilu 2024 tidak sekedar kompetisi politik melainkan juga momen integrasi nasional. Demikian disampaikan Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat, Kamis (16/6/2022). Yulianto menjadi salah satu narasumber dalam Diseminasi Sukses Penyelenggaraan Pemilu 2024, yang diselenggarakan KPU Kota Magelang bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Kota Magelang, Kamis hingga Jumat (16-17/6/2022), di Hotel Nava Tawangmangu Karangayar. "Harus ada kepedulian bersama untuk mewujudkan pemilu sesuai cita-cita demokrasi," kata Yulianto. Lebih lanjut, mantan Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah itu mengungkapkan pentingnya integritas penyelenggara, integritas pemilih dan integritas peserta pemilu demi mewujudkan cita-cita pemilu yang berintegritas.   Dalam kesempatan yang sama, jajaran Forkopimda Kota Magelang secara panel menyampaikan paparan dan berdialog mengenai kesiapan menghadapi tahapan pemilu 2024. Walikota Magelang dr. H. Muchamad Nur Aziz, Sp.PD. secara tegas menyatakan Pemerintah Kota Magelang siap mendukung tahapan pemilu 2024. Sebagai kepala daerah, dr. Aziz demikian biasa disapa, merasa memiliki tanggung jawab agar pemilu 2024 dapat berjalan jujur dan adil. Acara diseminasi sebelumnya dibuka dengan pemaparan hasil Riset Partisipasi Politik Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Magelang Tahun 2020 di Masa Pandemi. Selain forkopimda, hadir stakeholder pemilu lainnya, seperti para asisten Setda Kota Magelang, OPD terkait dan Bawaslu Kota Magelang.

KPU Kota Magelang Gelar Nonton Bersama Peluncuran Tahapan Pemilu 2024

Magelang, kota-magelang.kpu.go.id. KPU Kota Magelang menggelar acara nonton bersama Peluncuran Tahapan Pemilu 2024 melalui zoom meeting, Selasa (14/6/2022). Acara nonton bersama bertempat di aula kantor, dengan dihadiri perwakilan partai politik, Bawaslu dan Badan Kesbangpol Kota Magelang. Sebelum peluncuran dimulai, Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron menyampaikan sambutan sekaligus paparan singkat mengenai jadwal dan tahapan pemilu 2024 sesuai Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Ketua KPU RI Nomor 443/PP.06-SD/09/2022 tanggal 10 Juni 2022 perihal Kegiatan Peluncuran Tahapan Pemilu 2024.

Ekspose Hasil Riset Pemilihan 2020: Kesadaran Politik Pemilih di Kota Magelang Tinggi

Magelang, kota-magelang.kpu.go.id. Tingkat kesadaran politik pemilih dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Magelang Tahun 2020 berada pada kategori tinggi. Hal ini terungkap dalam ekspose hasil riset yang dipaparkan Tim Riset LPPM-PMP Universitas Tidar pada Rabu (8/6/2022) di Trio Front One Resort Magelang. Ketua Tim Riset Eny Boedi Orbawati menjelaskan sebagian besar responden setuju akan pentingnya Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Magelang Tahun 2020 serta menggunakan hak pilihnya meski di masa pandemi. Dimensi kesadaran politik meliputi aspek pentingnya pemilihan serta penggunaan hak pilih dengan perolehan skor 82,87. Riset ini merupakan kerjasama KPU Kota Magelang dengan Badan Kesbangpol Kota Magelang dan LPPM-PMP Universitas Tidar yang melibatkan 466 responden dan tersebar di 17 kelurahan se Kota Magelang. Penelitian menggunakan metode mix method dengan margin of error 5%. Kesadaran politik adalah salah satu dari 12 dimensi, baik eksternal maupun internal yang menjadi kerangka pikir penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen kuesioner, dokumentasi, wawancara dan observasi.  Sebelumnya, Kepala Badan Kesbangpol Kota Magelang Agus Satiyo Haryadi saat membuka acara menuturkan hasil riset diharapkan dapat berkontribusi untuk peningkatan perbaikan pelaksanaan pemilihan ke depan. Untuk menghidupkan suasana, Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron selaku moderator mengajak para peserta untuk melakukan yel-yel tolak politik uang. Acara ini  mengundang OPD terkait, perwakilan parpol, LSM, ormas, BEM, dan tokoh masyarakat.

Diklat Tata Kelola Pemilu Upaya Tingkatkan Kapasitas PNS KPU

Magelang, kota-magelang.kpu.go.id. Dalam rangka peningkatan kapasitas, seluruh PNS di Lingkungan KPU Kota Magelang mengikuti Pelatihan Dasar Tata Kelola Pemilu di The Sunan Hotel Solo, Kota Surakarta, Minggu (5/6/2022), yang diselenggarakan KPU RI. Diawali pengarahan Sekjen KPU RI Drs. Bernard Dermawan Sutrisno, M.Si. secara daring, materi diklat disampaikan Dr. Nur Hidayat Sardini, S.Sos. M.Si. (Ketua Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan Fisip Undip), bersama tenaga ahli Setjen KPU RI. Dalam arahannya, Bernard berharap melalui diklat ini seluruh PNS KPU memiliki pemahaman penyelenggaraan pemilu yang sama. Diklat sebagai pemantapan dasar-dasar kepemiluan yang merupakan core business lembaga KPU. Nur Hidayat Sardini menyampaikan paparan materi yang meliputi dasar-dasar pemilu dan demokrasi, kesekretariatan penyelenggara pemilu independen, serta pembelajaran pengalaman dan studi kasus. Kegiatan diakhiri dengan post test sebagai evaluasi. Diklat diikuti 291 orang PNS yang berasal dari 18 satker KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Pelatihan dilaksanakan untuk seluruh PNS KPU dalam kurun waktu sejak tanggal 2 Juni sampai dengan 21 Juni 2022.