Perkuat Akurasi Data Pemilih, KPU Kota Magelang Evaluasi Pelaksanaan PDPB Tahun 2025
Magelang, kota-magelang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2025 pada Selasa (09/12/2025). Bertempat di Hotel Atria Kota Magelang, acara ini menjadi ruang konsolidasi strategis untuk menilai capaian serta tantangan pengelolaan data pemilih sepanjang tahun berjalan.
Ketua KPU Kota Magelang, Misbachul Munir, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa evaluasi tahunan sangat krusial untuk mengukur efektivitas kinerja pemutakhiran data dan mengidentifikasi catatan teknis yang memerlukan perbaikan di masa mendatang.
"Tujuan utama evaluasi ini adalah meninjau pelaksanaan PDPB di Kota Magelang selama 2025. Kami sangat mengharapkan masukan dan saran dari para mitra kerja agar pada tahun 2026, proses PDPB dapat berjalan lebih optimal dengan tingkat akurasi yang semakin tinggi," ujar Munir.
Pada sesi pemaparan materi, Kepala Disdukcapil Kota Magelang, RR. Sri Mulatsih, S.E., M.Si, menjelaskan peran vital instansinya dalam menyediakan data kependudukan yang mutakhir. Disdukcapil berkomitmen penuh mendukung KPU dalam menyusun daftar pemilih yang valid sebagai dasar penyelenggaraan demokrasi yang berkualitas.
Selanjutnya, Anggota KPU Kota Magelang Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Handoko, ST, menguraikan bahwa PDPB merupakan mandat regulasi nasional. Namun, ia tidak menampik adanya tantangan lapangan yang cukup dinamis.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis, meliputi:
Polres Magelang Kota dan Kodim 0705/Magelang, Kesbangpol Kota Magelang, Lapas Kelas II/A Kota Magelang, Bawaslu Kota Magelang, dan Perwakilan Kecamatan se-Kota Magelang
Penutupan kegiatan ditandai dengan kesepakatan bahwa seluruh masukan dan rekomendasi dari forum ini akan dijadikan dasar penyempurnaan SOP serta strategi pelaksanaan PDPB Tahun 2026. KPU Kota Magelang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kepercayaan publik melalui data pemilih yang akurat, transparan, dan akuntabel.